Sunday, March 28, 2004
Tato.
Akhirnya aku menemukan sebuah gambar+tulisan yang aku sukai untuk tatoku.
Walaupun belum pasti mau di bagian mana dari tubuhku yang ingin aku tato,
tapi aku setidaknya yakin sudah menyelesaikan salah satu bagian yang paling penting dari membuat tato: mencari gambar.
Ada yang menarik setiap kali aku pernah mengatakan pada salah satu mantan kekasihku kalau aku akan menuliskan namanya di tubuhku, dan dengan cepat dia menjawab: nanti kalau kita putus,gimana?
aku tersenyum dan menjawab: tinggal ditimpa gambar lain kan diatasnya?
:)
makanya aku juga selalu melihat tato permanen sekalipun sebagai sesuatu yang temporer.menato nama kekasih atau pasangan hidup kita seperti sebuah cincin kawin mungkin menarik, tapi toh itu hanya tato. kalaupun ternyata hubungannya tidak langgeng dan mesti putus di tengah jalan, tatonya kan juga nggak mesti dihapus atau ditimpa gambar lainnya. the tato will never ever could represent the love or the meaning of the relationship itself.
dan di rumah ku akhir akhir ini banyak sekali yang membuat tato ataupun memang orang orang yang suka tato. lucu, seperti galeri rasanya kadang kadang.beberapa tato memang keren keren sekali! bahkan ada salah seorang teman baru dari polandia, dalam waktu seminggu di indonesia saja dia sudah membuat tiga tato yang melingkari seluruh pergelangan tangan kirinya dan katanya sebelum pulang dia akan membuat satu lagi di kakinya. dari semua itu aku biasanya bisa melihat hasil karya para pembuat tato dari yang baru belajar sampai yang luar biasa jago.
mungkin membuat pameran tato di rumahku suatu hari lucu juga ya!
Akhirnya aku menemukan sebuah gambar+tulisan yang aku sukai untuk tatoku.
Walaupun belum pasti mau di bagian mana dari tubuhku yang ingin aku tato,
tapi aku setidaknya yakin sudah menyelesaikan salah satu bagian yang paling penting dari membuat tato: mencari gambar.
Ada yang menarik setiap kali aku pernah mengatakan pada salah satu mantan kekasihku kalau aku akan menuliskan namanya di tubuhku, dan dengan cepat dia menjawab: nanti kalau kita putus,gimana?
aku tersenyum dan menjawab: tinggal ditimpa gambar lain kan diatasnya?
:)
makanya aku juga selalu melihat tato permanen sekalipun sebagai sesuatu yang temporer.menato nama kekasih atau pasangan hidup kita seperti sebuah cincin kawin mungkin menarik, tapi toh itu hanya tato. kalaupun ternyata hubungannya tidak langgeng dan mesti putus di tengah jalan, tatonya kan juga nggak mesti dihapus atau ditimpa gambar lainnya. the tato will never ever could represent the love or the meaning of the relationship itself.
dan di rumah ku akhir akhir ini banyak sekali yang membuat tato ataupun memang orang orang yang suka tato. lucu, seperti galeri rasanya kadang kadang.beberapa tato memang keren keren sekali! bahkan ada salah seorang teman baru dari polandia, dalam waktu seminggu di indonesia saja dia sudah membuat tiga tato yang melingkari seluruh pergelangan tangan kirinya dan katanya sebelum pulang dia akan membuat satu lagi di kakinya. dari semua itu aku biasanya bisa melihat hasil karya para pembuat tato dari yang baru belajar sampai yang luar biasa jago.
mungkin membuat pameran tato di rumahku suatu hari lucu juga ya!
Tuesday, March 02, 2004
Ingin.
itulah ganti dari dari kata 'mimpi' di dalam kamus hidupku sekarang. dan aku hidup
dari rangkaian panjang inginku yang tak kunjung memendek setiap saat.ingin ingin
itu membuatku semakin berani untuk mencoba dan melangkah, karena aku ingin tahu apakah bisa aku mendapatkan inginku itu.aku tak hidup untuk besok, tapi hari ini.inginku setiap hari adalah sebuah perintah yang setiap saat ada di dalamku hingga esoknya hari berganti. mungkin masih dengan ingin yang sama, mungkin juga sudahberganti lagi.kenapa aku ganti 'mimpi' jadi 'ingin'?
karena 'mimpi' terdengar begitu jauh dan tak tergapai serta seperti sesuatu di masa
depan. sedangkan 'ingin' lebih simpel, membutuhkan gerak cepat,dan SEKARANG. iya, aku memang bukan orang yang penyabar. sama sekali bukan:)
dan inginku saat ini hanyalah satu, SEHAT.
itulah ganti dari dari kata 'mimpi' di dalam kamus hidupku sekarang. dan aku hidup
dari rangkaian panjang inginku yang tak kunjung memendek setiap saat.ingin ingin
itu membuatku semakin berani untuk mencoba dan melangkah, karena aku ingin tahu apakah bisa aku mendapatkan inginku itu.aku tak hidup untuk besok, tapi hari ini.inginku setiap hari adalah sebuah perintah yang setiap saat ada di dalamku hingga esoknya hari berganti. mungkin masih dengan ingin yang sama, mungkin juga sudahberganti lagi.kenapa aku ganti 'mimpi' jadi 'ingin'?
karena 'mimpi' terdengar begitu jauh dan tak tergapai serta seperti sesuatu di masa
depan. sedangkan 'ingin' lebih simpel, membutuhkan gerak cepat,dan SEKARANG. iya, aku memang bukan orang yang penyabar. sama sekali bukan:)
dan inginku saat ini hanyalah satu, SEHAT.